PMI Haltim Resmi Dilantik, Bupati Ubaid Tekankan Sinergi Kemanusiaan dan Ketersediaan Darah

PMI Haltim Resmi Dilantik, Bupati Ubaid Tekankan Sinergi Kemanusiaan dan Ketersediaan Darah
Sumber: Admin

HALTIM – Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, MPA, menghadiri pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Halmahera Timur masa bakti 2025–2030 yang berlangsung di Aula Lantai I Kantor Bupati Halmahera Timur, Kamis (17/9/2026).


Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua PMI Provinsi Maluku Utara Prof. Dr. Husen Alting, S.H., M.H. bersama jajaran pengurus, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Halmahera Timur, relawan Markas PMI, serta perwakilan Palang Merah Remaja (PMR) dari SMK Negeri 1, SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5.


Dalam sambutannya, Bupati Ubaid menyampaikan selamat kepada jajaran Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Halmahera Timur yang baru dilantik.


Ia berharap kepengurusan baru tersebut mampu memperkuat peran PMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai misi kemanusiaan di Halmahera Timur.


Menurut Ubaid, keberadaan PMI menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika daerah menghadapi situasi darurat, bencana maupun kebutuhan pelayanan kesehatan.


“Ini sebuah kehormatan, tidak saja untuk pengurus PMI, tetapi juga bagi pemerintah daerah. Kami merasa diperkuat dan didukung luar biasa sehingga gerakan kemanusiaan di Halmahera Timur bisa terus berjalan,” ujar Ubaid.


Bupati menegaskan bahwa tugas PMI tidak hanya terbatas pada penanganan bencana. Organisasi kemanusiaan tersebut juga memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.


Persoalan ketersediaan darah, kata Ubaid, menjadi semakin penting seiring dengan upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur meningkatkan status RSUD Maba dari rumah sakit tipe D menjadi tipe C.


“Ketersediaan darah ini sangat krusial. Satu tetes darah sangat berarti bagi kehidupan,” tegasnya.


Sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan donor darah, Pemkab Halmahera Timur juga berkomitmen menyediakan kendaraan layanan donor darah bergerak atau mobile unit.


Kendaraan tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan bersama oleh PMI, Dinas Kesehatan dan rumah sakit untuk memperluas pelayanan donor darah sekaligus mempercepat respons ketika terjadi kebutuhan darah dalam kondisi mendesak.


Selain membahas penguatan pelayanan kemanusiaan dan kesehatan, Bupati juga menyampaikan perkembangan rencana pendirian perguruan tinggi di Halmahera Timur.


Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah membentuk yayasan sebagai salah satu tahapan dalam mendukung percepatan pendirian perguruan tinggi setelah sebelumnya dilakukan penyusunan dokumen studi kelayakan atau feasibility study.


Menurut Ubaid, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Halmahera Timur sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.


Pada akhir sambutannya, Bupati mengajak PMI, pemerintah daerah, DPRD serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjalankan agenda kemanusiaan maupun pembangunan daerah.


“Bicara kemanusiaan adalah bagaimana keberadaan kita bisa bermanfaat untuk orang lain. Selagi masih bisa kita buat dan laksanakan, mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi,” pungkasnya.


Dengan terbentuknya kepengurusan baru PMI Halmahera Timur masa bakti 2025–2030, pemerintah daerah berharap peran PMI semakin kuat dalam pelayanan donor darah, penanganan bencana serta berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.